Sabtu, 06 Oktober 2012

oktober itu milik kami

duarrr!

mendengar rencana kepulangannya, membuat jantung ini berdetak cepat..
serasa ingin meraih dan memeluknya erat,
tapi apa daya setumpuk pekerjaan telah menunggu saya dari senin sampai jumat,
pupus harapan untuk menghabiskan waktu bersama,
tapi disela waktu dan kesibukan, masih ada waktu milik kami :)

waktu yang kami gunakan sebaik-baiknya,
waktu yang tak akan terlewatkan,
waktu untuk bercerita,
waktu untuk bermanja,
waktu untuk bertukar pikiran,
waktu untuk memeluk rindu...

sampai akhirnya saya terjatuh sakit,
di saat hari terakhir pertemuan kami, sebelum Jakarta memintanya kembali
meminta untuk bekerja dan melanjutkan kuliah,
meminta untuk merangkai asa dan cita demi masa depan,
meminta dan meminta untuk kembali..

pertama kalinya saya berani bermanja dengan sosok pria tangguh itu,
walau hanya sekedar suapan nasi saat saya terjatuh sakit,
dengan semangatnya saya melahap tiap suapan yang mendarat di mulut saya,
karena saya harus sembuh,
saya tidak mau jatuh sakit,
sampai akhirnya, dia memberikan waktu saya untuk beristirahat..

keesokan harinya,
perpisahan kembali terjadi,
pesan dan berkat dia sampaikan kepada saya,
pesan berkat itu milik kami,
akan kami jaga hingga waktu mempertemukan kami kembali,
untuk merajut dan merangkai cerita kami

Jakarta,
jaga mas andri yaa..
Yogyakarta,
mari kita bersama mencapai cita

*bighugkisses!

26 September 2012

1 tahun sudah, saya bekerja, bernaung di Bank Sinarmas KC Yogyakarta dan 9 bulan sudah saya lewati di KCP Katamso... usia yang masih belia jika dialami oleh manusia, pasti baru belajar berjalan, terjatuh, menangis, berjuang untuk bisa berlari bersama teman-teman sebaya,

begitu pula yang saya alami di tempat kerja,
banyak kejadian,
banyak muzizat,
banyak pelajaran,
banyak konflik
semua pastinya bermanfaat untuk karir saya selanjutnya..

evaluasi kerja sebagai funding, menuntut saya bekerja di bawah tekanan dan target,
berkat kemurahan Tuhan saya lolos dengan nilai 286%
perolehan yang cukup membanggakan bagi saya,
dengan nilai yang baik saya bisa melanjutkan ke hari-hari saya selanjutnya,
hari-hari saya dengan nasabah saya, dengan mobil kantor, dengan aplikasi, 
dengan kekurangan tanda tangan nasabah, dengan kelengkapan dokumen nasabah,
dan dengan dukungan orang di sekitar saya

sampai akhirnya 

nasabah prospekan saya ! tahun yang lalu pula baru melirik penawaran saya setelah 5x surat penawaran saya masuk ke perusahan di Bantul itu, namun apa daya, proses aplikasi lengkap, namun tersendat dengan kelengkapan dokumen dan membuat miss komunikasi, akhirnya membatalkan penempatan dana.

sabar, sabar, sabar..

mungkin belum waktunya untuk melayani mereka ;)

tetap berjuang dan semangat nanaa!

kamu bisa!

apa yang terjadi anggap sebagai pengalaman, pengalaman adalah guru yang berharga

:)

Minggu, 09 September 2012

J.F. Palal ( 9 september 1998 - 9 september 2012)

malam itu, mungkin malam perpisahan,
malam dimana susu Anlene menjadi buah tanganku untuk kakung,

8 september 1998 malam,
usia 8 tahun, belum mengerti apa itu penyakit kanker, kanker prostat....
saya hanya berdiam berdiri di depan kamar kakung saya di Blabak,
kakung hanya terbaring lemah dan sesekali menyuruh saya memijeti kakinya sambil memberi wejangan bagi cucu pertamanya ini, tapi alangkah bodohnya saya, saya hanya merengek dan mengajak kakung bermain "pasaran" dan menagih capjay rumah makan Fantasia, Magelang kesukaan kami.
saat itu kakung hanya tersenyum dan mungkin menahan rasa sakitnya :(

waktu itu saya inget bapak saya, mondar mandir untuk menunggu dokter datang ke rumah, bapak hanya diam tidak berkata apa-apa tapi saya tahu bapak panik saat itu,
bapak saya merupakan anak tunggal, sehingga segala urusan kakung hanya bapak yang menyelesaikan dan saya karena anak pertama bapak sehingga saya cucu pertama di keluarga ini, keluarga yang berlatar belakang kependidikan karena kakung saya seorang guru SD dan guru Bahasa Indonesia, namun ketika itu bapak saya seorang bankir muda dengan dua orang anak, sungguh perbedaan yang terlihat kontras..
tapi apapun latar belakang kakung dan bapak saya, yang terpenting adalah ketulusan bekerja dan membagi ilmu yang mereka miliki..

akhirnya pukul 9 malam, kakung kondisinya membaik sehingga saya dan bapak pamit pulang ke Magelang karena keesokan paginya saya harus masuk sekolah dan bapak saya kerja,
pamitan itu mungkin sekedar pamitan biasa hanya bedanya saya tahu waktu itu kakung sakit, sehingga tidak mengantarkan kami sampai di gerbang depan rumah, kakung hanya terdiam di tempat tidur
Vespa milik bapak pun membawa saya dan bapak kembali ke Magelang, menembus malam

9 september 1998 pagi,
saya berangkat sekolah seperti biasa diantar bapak sekalian bapak ke kantor,
ibu saya mengantar adek saya ke TK Santa Maria Magelang...

sampai akhirnya peristiwa itu terjadi, peristiwa yang tidak ada lagi "pasaran" tidak ada lagi capjay, tidak ada lagi duren, tidak ada lagi liburan ke desa, tidak ada lagi yang mendongeng sebelum saya teridur, tidak ada lagi, tidak ada lagi sosok kakung :(
Tuhan telah mengambil sosok itu dari kehidupan saya, kehidupan keluarga kami..
Tuhan kenapa terlalu cepat mengambil kakung? kala itu saya masih kecil Tuhan saya belum merasakan kasih sayang kakung sepenuhnya, hanya 8 tahun lebih 5 bulan saya memiliki sosok kakung dan memanggil sapaan itu ketika saya dimarahi bapak atau ibu saya, saya selalu bersembunyi dibalik sosok kakung saya :(

sekarang kakung saya sudah terbujur kaku di dalam peti itu :"(
kakung saya 
kakung saya telah meninggal 

kakung meninggalkan saya ketika saya masih membutuhkan sosok seorang kakek, dimana terkadang teman-teman saya membuat cerita tentang liburan bersama kakeknya dan saya hanya bisa membuat cerita yang isinya mengunjungi kakung saya tiap minggu dengan membawakan bunga dan dupa, tragis! :"( menatap pusara kakung yang berdiri megah di ujung makan itu :"(

hari ini 14 tahun sudah, kakung meninggalkan kami, kakung meninggalkan saya,
kakung tidak bisa mendampingi ketika cucu pertama ini beranjak dewasa,
ketika cucu ini berhasil masuk di perguruan tinggi negeri, sesuai harapan kakung,
wisuda saya, pekerjaan saya, kuliah adek saya,
kakung tidak bisa melihat secara nyata bahkan menggendong dan memeluk cucumu ini,
kakung tlah di surga bersama Bapa,
kakung,
dampingi, lindungi, berkati jalan cucumu dan anakmu ini dari tempat terindahmu, Surga

kakung, we always miss u, always love u :*

bapak- ibu - nana - dewi


apa adanya kamu

"apa adanya kamu sudah membuka hati saya"

begitulah kira-kira mengapa saya mencintaimu 
alasan saya mencarimu
alasan saya menunggumu
alasan waktu mempertemukan kita
alasan sebuah kedewasaan

smua itu pilihan hidup
kamu, iya kamu
pilihan saya untuk menggapai cita dan cinta

Berjuta rasa rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata

Dengan beribu cara-cara kau selalu membuat ku bahagia
Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan
Yang benar-benar kuinginkan hanyalah kau untuk selalu di sini ada untukku
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata
Oh
Ijinkan aku memilikimu, mengasihimu, menjagamu, menyayangimu,
memberi cinta
memberi semua yang engkau inginkan
selama aku mampu aku akan berusaha
mewujudkan semua impian dan harapan
tuk menjadi kenyataan
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata
Jadilah yang terakhir
Tuk jadi yang pertama
Tuk jadi selamanya


kepemimpinan

sewaktu saya duduk di bangku kuliah, saya mendapatkan mata kuliah etika bisnis dan terdapat topik bahasan mengenai kepemimpinan, mungkin dulu saya hanya nelajar teori namun sekarang saya nerada dalam dunia nyata menghadapi kepemimpinan. berikut salah satu tulisan saya di kala semester IV

Alangkah idealnya apabila kepemimpinan yang efektip bisa melekat pada semua manajer dalam suatu organisasi di mana pun posisi dan bidangnya, karena akan menghasilkan output organisasai yang optimal, antara lain sebagai berikut :
  1. Beban tugas pekerjaan akan bisa diselesaikan dalam bentuk tercapainya sasaran kerja yang sebelumnya sudah ditetapkan dengan lebih cepat (Output pertama).
  2. Mesin organisasi akan berjalan penuh, beban kerja merata, tidak ada yang menganggur, karena pedelegatian tugas dilakukan dengan rencana dan seleksi yang baik.
  3. Setiap manajer bawahan, bahkan para karyawan staf di bawah manajer terendah, akan menerima tugas yang didelegasikan kepadanya dan mengerjakannya, disertai bimbingan (coaching) dari manajer atasannya langsung, ditambah dengan pengawasan dan pembimbingan berjenjang dari atasannya lagi yang berposisi lebih tinggi.
  4. Melalui proses pendelegasian dan pembimbingan tersebut akan terjadi proses bekerja sambil belajar (semacam on the job training) sehingga secara otomatis akan terselenggara system pembinaan sdm tanpa biaya, dengan output berupa terciptanya tenaga-tenaga professional yang siap pakai dari internal organisasi sendiri (Output ke-dua).
  5. Proses keseluruhan pekerjaan akan lebih bergairah karena semua sumber daya manusia merasa dibutuhkan, yang menjadikan semuanya menyadari sebagai pengikut bukan karena motivasi uang atau pun takut pada atasan, tetapi menyadari sebagai proses pembentukan kepemimpinan diri
Manfaat bagi sebuah organisasi manapun, adalah perlunya menetapkan secara konkrit sasaran-sasaran antara yang harus dicapai setiap tahunnya sebagai indikator keberhasilan pelaksanaan tugas gereja, dan bila bisa ditrapkan system pelaksanaan tugas melalui prinsip “delegation and coaching” secara konsisten seperti diuraiakan di atas, diharapkan bisa dihasilkan produk ke-dua berupa tenaga-tenaga kerja yang matang untuk mandiri.

saya harap pemimpin saya juga menarapkan teori ini jadi apa yang saya dapatkan tidak hanya teori belaka :) *maaf

keberhasilan

keberhasilan setiap individu
ada di tangan individu itu sendiri
sementara,
orang lain sebatas motivator
terkadang penyedia fasilitas
masa muda hanya terjadi satu kali
waktu tidak akan pernah kembali
jangan menyesal 
ketika kita tlah memilih

begitulah kira-kira apa yang saya rasakan di awal september 2012 di mana urusan kantor dan pekerjaan semakin dan semakin menunjukan wujud aslinya :)
dengan kekuatan dan keberanian mempertahankan pendapat serta hak dan kewajiban saya,
saya berhasil dan bisa mewujudkan impian saya 

smoga kelak smua indah pada waktunya,
saya tahu tujuan, visi dan misi kehidupan saya kelak dan saya akan memulai lembar per lembar kejadian yang membuat saya semakin dewasa,
dewasa dalam menentukan pilihan, dewasa dalam tutur kata dan dewasa dalam mengambil keputusan, dan dewasa menghadapi masalah,
karena saya bisa dan mampu :)

Minggu, 02 September 2012

cerita kami


cerita cinta ini adalah semangat, kepercayaan dan energi 
karena ketiga hal itu yang kami miliki
ketika menjalani cerita ini,

dimanapun kami tetaplah jaga hati
hati merupakan kekuatan 
ketika kami tak lagi berada di tempat yang sama,

kepingan hati kami pun
suatu saat akan menyatu utuh
tak kan terceraikan,

biarkan certia cinta ini mengalir apa adanya
hingga kami memliki kekuatan untuk menyatukan
kepingan cerita menjadi cerita utuh dan bahagia
pada waktunya

terima kasih cinta :)