Sabtu, 03 November 2012

menjadi milikmu

tersenyum dan hanya bisa tersenyum
menikmati indah cinta tulus darimu
meski jarak memisahkan langkahku
kau tetap sempurna dan berarti bagiku
kini ku sadari penantianku hanya padamu


meski ku jauh ku tetap mencintaimu
tak akan berakhir cinta sejati dariku
meskipun tak bisa ku genggam erat tanganmu
cinta ini tetap menjadi milikmu

suatu saat jika ku bersamamu
kan ku jaga dirimu hingga di ujung waktu
kini ku sadari penantiannku hanya padamu







cerita ini cerita

cerita ini cerita hidup,

hidup yang tidak mudah karena butuh pengorbanan untuk meraih cita
hidup penuh ketegaran untuk cinta
hidup penuh harapan untuk asa
hidup ini cerita...

ada kala tawa menjadi airmata
ada kala tawa menjadi tangis
ada kala tawa tanpa harapan
ada kala tawa itu semu
ada kala tawa menjadi indah
dan sebaliknya
ada kala ini cerita...

sepenggal cerita hidup sudah saya lalui berjalan 22 tahun 7 bulan
hampir semua sudah Tuhan berikan kepada saya,
airmata, bahagia, semu, harapan dan warna kehidupan lainnya..
berkat tuntunan dan bimbinganNya satu per satu saya jalani,
saya hadapi, saya selesaikan, saya lakukan dengan penuh sukacita dan berkah kasihNya..
tanpaNya semua hanya impian,
tanpa usaha saya semua tidak akan menjadi nyata,
tanpa restu orangtua saya tidak akan semudah ini,
tanpa dukungan sosok dewasa pasti saya masih kekanakan,
semuanya karena saya berdiri kuat setegar karang menjalani hidup..

hidup semakin berwarna,
apa yang terjadi selama ini adalah sejarah,
apa yang terjadi adalah masa lalu,
apa yang terjadi adalah bekal,
apa yang terjadi adalah guru,
apa yang terjadi adalah masa lalu,
apa yang terjadi adalah rangkaian kehidupan hingga saat ini..
semua yang terjadi dalam hidup saya, saya syukuri dengan ikhlas mungkin orang lain belum tentu sanggup menjalani kehidupan seperti saya..

saya kuat hidup, saya akan mengukir lebih banyak cerita tentangmu,
hingga saya tidak sanggup lagi menerima "hidup"
saya akan berusaha mengambil senyum bahagia di orangtua saya,
saya akan mengambil cinta sang pencinta yang diberikan kepada saya,
saya akan menjadi sosok panutan bagi adek saya,
saya akan menjalani karir saya dengan penuh tanggungjawab,
saya kuat! :)

"karena hidup itu warna dan pilihan, apa yang terjadi biarkan terjadi dan ukirlah menjadi kenangan"

cinta putih

mari kita jaga sebentuk cinta putih yang telah terbina
sepenuh pengertian terjalin antara engkau dan aku
masihlah panjang jalan hidup meski ditempuh
smoga tak lekang oleh waktu

cukup bagiku hadirmu
membawa cinta selalu
lewat warna sikap kasihku
kau ungkap tlah terjawab

jika kau bertanya sejauh mana cinta membuat bahagia
sepenuhnya trimalah apa adanya dua beda menyatu
saling mengisi tanpa pernah mengekang diri
jadikan percaya yang utama



Sabtu, 06 Oktober 2012

oktober itu milik kami

duarrr!

mendengar rencana kepulangannya, membuat jantung ini berdetak cepat..
serasa ingin meraih dan memeluknya erat,
tapi apa daya setumpuk pekerjaan telah menunggu saya dari senin sampai jumat,
pupus harapan untuk menghabiskan waktu bersama,
tapi disela waktu dan kesibukan, masih ada waktu milik kami :)

waktu yang kami gunakan sebaik-baiknya,
waktu yang tak akan terlewatkan,
waktu untuk bercerita,
waktu untuk bermanja,
waktu untuk bertukar pikiran,
waktu untuk memeluk rindu...

sampai akhirnya saya terjatuh sakit,
di saat hari terakhir pertemuan kami, sebelum Jakarta memintanya kembali
meminta untuk bekerja dan melanjutkan kuliah,
meminta untuk merangkai asa dan cita demi masa depan,
meminta dan meminta untuk kembali..

pertama kalinya saya berani bermanja dengan sosok pria tangguh itu,
walau hanya sekedar suapan nasi saat saya terjatuh sakit,
dengan semangatnya saya melahap tiap suapan yang mendarat di mulut saya,
karena saya harus sembuh,
saya tidak mau jatuh sakit,
sampai akhirnya, dia memberikan waktu saya untuk beristirahat..

keesokan harinya,
perpisahan kembali terjadi,
pesan dan berkat dia sampaikan kepada saya,
pesan berkat itu milik kami,
akan kami jaga hingga waktu mempertemukan kami kembali,
untuk merajut dan merangkai cerita kami

Jakarta,
jaga mas andri yaa..
Yogyakarta,
mari kita bersama mencapai cita

*bighugkisses!

26 September 2012

1 tahun sudah, saya bekerja, bernaung di Bank Sinarmas KC Yogyakarta dan 9 bulan sudah saya lewati di KCP Katamso... usia yang masih belia jika dialami oleh manusia, pasti baru belajar berjalan, terjatuh, menangis, berjuang untuk bisa berlari bersama teman-teman sebaya,

begitu pula yang saya alami di tempat kerja,
banyak kejadian,
banyak muzizat,
banyak pelajaran,
banyak konflik
semua pastinya bermanfaat untuk karir saya selanjutnya..

evaluasi kerja sebagai funding, menuntut saya bekerja di bawah tekanan dan target,
berkat kemurahan Tuhan saya lolos dengan nilai 286%
perolehan yang cukup membanggakan bagi saya,
dengan nilai yang baik saya bisa melanjutkan ke hari-hari saya selanjutnya,
hari-hari saya dengan nasabah saya, dengan mobil kantor, dengan aplikasi, 
dengan kekurangan tanda tangan nasabah, dengan kelengkapan dokumen nasabah,
dan dengan dukungan orang di sekitar saya

sampai akhirnya 

nasabah prospekan saya ! tahun yang lalu pula baru melirik penawaran saya setelah 5x surat penawaran saya masuk ke perusahan di Bantul itu, namun apa daya, proses aplikasi lengkap, namun tersendat dengan kelengkapan dokumen dan membuat miss komunikasi, akhirnya membatalkan penempatan dana.

sabar, sabar, sabar..

mungkin belum waktunya untuk melayani mereka ;)

tetap berjuang dan semangat nanaa!

kamu bisa!

apa yang terjadi anggap sebagai pengalaman, pengalaman adalah guru yang berharga

:)

Minggu, 09 September 2012

J.F. Palal ( 9 september 1998 - 9 september 2012)

malam itu, mungkin malam perpisahan,
malam dimana susu Anlene menjadi buah tanganku untuk kakung,

8 september 1998 malam,
usia 8 tahun, belum mengerti apa itu penyakit kanker, kanker prostat....
saya hanya berdiam berdiri di depan kamar kakung saya di Blabak,
kakung hanya terbaring lemah dan sesekali menyuruh saya memijeti kakinya sambil memberi wejangan bagi cucu pertamanya ini, tapi alangkah bodohnya saya, saya hanya merengek dan mengajak kakung bermain "pasaran" dan menagih capjay rumah makan Fantasia, Magelang kesukaan kami.
saat itu kakung hanya tersenyum dan mungkin menahan rasa sakitnya :(

waktu itu saya inget bapak saya, mondar mandir untuk menunggu dokter datang ke rumah, bapak hanya diam tidak berkata apa-apa tapi saya tahu bapak panik saat itu,
bapak saya merupakan anak tunggal, sehingga segala urusan kakung hanya bapak yang menyelesaikan dan saya karena anak pertama bapak sehingga saya cucu pertama di keluarga ini, keluarga yang berlatar belakang kependidikan karena kakung saya seorang guru SD dan guru Bahasa Indonesia, namun ketika itu bapak saya seorang bankir muda dengan dua orang anak, sungguh perbedaan yang terlihat kontras..
tapi apapun latar belakang kakung dan bapak saya, yang terpenting adalah ketulusan bekerja dan membagi ilmu yang mereka miliki..

akhirnya pukul 9 malam, kakung kondisinya membaik sehingga saya dan bapak pamit pulang ke Magelang karena keesokan paginya saya harus masuk sekolah dan bapak saya kerja,
pamitan itu mungkin sekedar pamitan biasa hanya bedanya saya tahu waktu itu kakung sakit, sehingga tidak mengantarkan kami sampai di gerbang depan rumah, kakung hanya terdiam di tempat tidur
Vespa milik bapak pun membawa saya dan bapak kembali ke Magelang, menembus malam

9 september 1998 pagi,
saya berangkat sekolah seperti biasa diantar bapak sekalian bapak ke kantor,
ibu saya mengantar adek saya ke TK Santa Maria Magelang...

sampai akhirnya peristiwa itu terjadi, peristiwa yang tidak ada lagi "pasaran" tidak ada lagi capjay, tidak ada lagi duren, tidak ada lagi liburan ke desa, tidak ada lagi yang mendongeng sebelum saya teridur, tidak ada lagi, tidak ada lagi sosok kakung :(
Tuhan telah mengambil sosok itu dari kehidupan saya, kehidupan keluarga kami..
Tuhan kenapa terlalu cepat mengambil kakung? kala itu saya masih kecil Tuhan saya belum merasakan kasih sayang kakung sepenuhnya, hanya 8 tahun lebih 5 bulan saya memiliki sosok kakung dan memanggil sapaan itu ketika saya dimarahi bapak atau ibu saya, saya selalu bersembunyi dibalik sosok kakung saya :(

sekarang kakung saya sudah terbujur kaku di dalam peti itu :"(
kakung saya 
kakung saya telah meninggal 

kakung meninggalkan saya ketika saya masih membutuhkan sosok seorang kakek, dimana terkadang teman-teman saya membuat cerita tentang liburan bersama kakeknya dan saya hanya bisa membuat cerita yang isinya mengunjungi kakung saya tiap minggu dengan membawakan bunga dan dupa, tragis! :"( menatap pusara kakung yang berdiri megah di ujung makan itu :"(

hari ini 14 tahun sudah, kakung meninggalkan kami, kakung meninggalkan saya,
kakung tidak bisa mendampingi ketika cucu pertama ini beranjak dewasa,
ketika cucu ini berhasil masuk di perguruan tinggi negeri, sesuai harapan kakung,
wisuda saya, pekerjaan saya, kuliah adek saya,
kakung tidak bisa melihat secara nyata bahkan menggendong dan memeluk cucumu ini,
kakung tlah di surga bersama Bapa,
kakung,
dampingi, lindungi, berkati jalan cucumu dan anakmu ini dari tempat terindahmu, Surga

kakung, we always miss u, always love u :*

bapak- ibu - nana - dewi


apa adanya kamu

"apa adanya kamu sudah membuka hati saya"

begitulah kira-kira mengapa saya mencintaimu 
alasan saya mencarimu
alasan saya menunggumu
alasan waktu mempertemukan kita
alasan sebuah kedewasaan

smua itu pilihan hidup
kamu, iya kamu
pilihan saya untuk menggapai cita dan cinta

Berjuta rasa rasa yang tak mampu diungkapkan kata-kata

Dengan beribu cara-cara kau selalu membuat ku bahagia
Kau adalah alasan dan jawaban atas semua pertanyaan
Yang benar-benar kuinginkan hanyalah kau untuk selalu di sini ada untukku
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang selalu ada di saat pagi ku membuka mata
Oh
Ijinkan aku memilikimu, mengasihimu, menjagamu, menyayangimu,
memberi cinta
memberi semua yang engkau inginkan
selama aku mampu aku akan berusaha
mewujudkan semua impian dan harapan
tuk menjadi kenyataan
Maukah kau tuk menjadi pilihanku
Menjadi yang terakhir dalam hidupku
Maukah kau tuk menjadi yang pertama
Yang slalu ada di saat pagi ku membuka mata
Jadilah yang terakhir
Tuk jadi yang pertama
Tuk jadi selamanya